Uji Kelayakan Calon Kapolri Usulan Jokowi Tunggu Komisi III Terbentuk

  • Whatsapp
Wakil Ketua MPR Arsul Sani

INDOPOLITIKA.COM – Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP Arsul Sani mengatakan, pihaknya hanya memiliki waktu 20 hari untuk melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test), terhadap calon Kapolri Komjen Idham Aziz, yang diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya.

“Berdasarkan UU Kepolisian, DPR memiliki 20 hari kerja untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan. Jadi 20 hari kerja sejak surat itu diterima DPR RI,” kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/10).

Baca Juga:

Surat Presiden (Surpres) yang meminta persetujuan terhadap rencana pengangkatan Idham Aziz telah diterima DPR pada (22/10). Sebelum uji kelayakan dilakukan, mekanisme sebelumnya didahului dengan rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR untuk menentukan komisi.

“Mekanismenya seperti biasa, nanti rapat Bamus akan menetapkan komisi yang akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan, pasti Komisi III yang membidangi hukum, HAM dan keamanan nasional. Setelah itu seperti biasalah langsung dilakukan ke uji kelayakan dan kepatutan,” ucap Arsul.

Sementara itu, untuk Komisi III sampai saat ini belum juga terbentuk. Namun, keanggotaan dari komisi-komisi dan proporsi masing-masing kata Arsul sudah disetujui. Menurutnya, partai-partai tinggal meletakkan kadernya untuk Komisi III sebagai penguji calon Kapolri.

“Saya melihat sebagian fraksi mungkin sebagian besar per hari ini, sudah menyampaikan penempatan anggota-anggotanya di masing-masing komisi dan AKD dan saya kira akhir minggu ini sudah selesai semua,” katanya.

Selain itu, Arsul juga menilai Idham Aziz memiliki kompetensi dan pantas menggantikan Tito Karnavian. Tito diketahui saat ini telah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kalau dari kompetensi saya lihat Idham satu di antara perwira tinggi Polri yang memang pantas menggantikan Tito sebagai Kapolri. Bahwa pilihan Presiden kepada Idham, ya silaka. Karena posnya kan satu, mau nggak mau harus dipilih dari sekian yang terbaik. Itulah yang namanya garis tangan,” imbuhnya.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *