Untuk Mencari Tahu Peran Hasto Dalam Kasus Suap, KPK Pastikan Hasto Akan Diperiksa

  • Whatsapp
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

INDOPOLITIKA.COM- Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) dipastikan akan menjadwalkan pemeriksaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai saksi kasus suap kepada bekas Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Selain Hasto, KPK juga akan memanggil pihak-pihak yang mengetahui kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR yang dilakukan oleh Wahyu dan Harun.

Berita Lainnya

Pelaksana tugas juru bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan mereka akan dimintakan keterangannya terkait dengan dokumen yang berhubungan dengan perkara penyuapan.

“Penyidik ke depan akan memanggil bebera­pa saksi untuk mengklarifikasi bukti-bukti dokumen, bukti-bukti surat yang berhubung­an dengan perkara ini,” ujar Ali kepada wartawan.

Hasto sendiri, diduga mengetahui perkara suap ini. Pasalnya kata Ali, DPP PDIP sudah mengirimkan surat sebanyak tiga kali terkait dengan permohonan permintaan Harun Masiku sebagai pengganti antar waktu (PAW) untuk Nazarudin Kiemas. Dari ketiga surat  itu, terdapat bubuhan tandatangan Hasto Kristiyanto.

Nazarudin Kiemas sendiri adalah Caleg dari PDIP yang meninggal dua minggu sebelum pencoblosan diselenggarakan. Saat pencoblosan, ternyata Nazarudin memperoleh suara terbanyak pertama. Kemudian disusul oleh Riezky Aprillia yang memperoleh suara terbanyak nomor dua, sementara Harun Masiku sendiri memperoleh suara terbanyak kelima.

Untuk mengetahui sejauh mana peran Hasto dalam kasus korupsi ini, maka kata Ali, KPK akan meminta keterangannya, guna melengkapi penyelidikan berkas perkara tersebut. Ali juga menegaskan bubuhan tandatangan yang ada dalam surat yang dikirim PDIP kepada KPU tentu saja menjadi sangat penting untuk ditelusuri lebih jauh.

 “Dari dokumen itu, KPK pasti akan mengklarifikasi kepada semua pihak yang tahu sebagai saksi. Mereka ialah yang mengetahui dan mengalami sendiri,” ucap dia.

Untuk Harun Masiku sendiri, KPK belum berhasil menemukan persembunyiannya. KPK kata Ali, meminta agar Harun segera menyerahkan diri. Pasalnya, Sejak hari Kamis pekan lalu, KPK sudah menetapkan Harun Masiku sebagai tersangka kasus suap pengurusan PAW anggota DPR periode 2019-2024.

“Sampai hari ini KPK masih terus mencari tersangka Harun. KPK meminta yang bersangkutan segera menyerahkan diri,” ujar Ali.[pit]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *