Upah Minimum Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 Sebesar Rp1.81 Juta

  • Whatsapp
Ilustrasi UMP Buruh

INDOPOLITIKA.COM- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 diterima pengusaha dan buruh.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat (Jabar) Moh. Ade Afriandi mengatakan penetapan UMP Jabar 2020 tidak mengalami gejolak. Karena penetapannya sudah sesuai dengan keputusan Menaker di angka 8.51 perssen.

Baca Juga:

“Soal UMP Jabar 2020 bisa dibilang landai, perhitungan dan daftar perhitungan kita sudah mengacu ke surat Menaker tersebut, dan Gubernur Jabar sesuai peraturan pemerintah menetapkan UMP,” paparnya.

Ade merinci besaran UMP Jabar 2020 telah ditetapkan sebesar Rp1,81 juta. Perhitungannya, dengan dasar UMP 2019 yang sebesar Rp1.668.373 dan adanya kenaikan 8,51 persen atau Rp 141.978,542, maka besarannya menjadi Rp1.810.51,54.

Menurut Ade besaran UMP Jabar itu tidak dipermasalahkan. Namun yang Ade takuti adalah pembahasan di sejumlah wilayah khusus seperti Bogor, Karawang, Bekasi, dan Purwakarta yang relatif rentan bergejolak terutama terkait pembahasan UMK.

“Khusus Karawang, Bekasi, Bogor itu biasanya di upah minimum sektoral. Dan itu prosesnya nanti,” ujarnya.

Ade menambahkan, sejauh ini pihaknya masih menunggu laporan dewan pengupah di kabupaten/ kota dan memintanya untuk lebih cermat lagi dalam menentukan komponen-komponen kenaikan upah.

“Kami minta evaluasi kinerja dewan pengupahan, agar kenaikan setiap komponen betul dihitung cermat,” tambah Ade.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *