Update Banjir Bandang NTT: 45 Korban Meninggal Sudah Dimakamkan

  • Whatsapp
Banjir bandang melanda NTT sejak Minggu (4/4/2021) dinihari.

INDOPOLITIKA.COM – Sebanyak 45 jenazah dari total 71 korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil dikuburkan di pemakaman keluarga masing-masing.

Secara keseluruhan, korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor di Flores Timur, NTT mencapai 71 orang. Dengan rincian 56 orang di desa Nele Lamadike, 37 orang diantaranya sudah dikuburkan.

Berita Lainnya

8 orang korban meninggal di Waiwerang dan Waiburak, Kecamatan Adonara Timur. Sementara 4 lainnya masih dicari. Selain itu di desa Wayburang, Kecamatan Wotanulumado ada 3 korban meninggal yang masih dalam pencarian.

“Masih ada 26 korban meninggal yang belum ditemukan hingga hari kedua pasca bencana banjir bandang sementara 45 korban sudah dikuburkan secara layak,” kata Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli, dikutip dari rri.co.id, Senin (05/04/2021).

Lanjut Agustinus, saat ini pemerintah daerah sudah menyalurkan bantuan emergency berupa bahan makanan, obat-obatan dan pakaian layak pakai.

Khusus dapur umum dan posko, juga sudah dibuka diwilayah desa masing-masing. “Saat ini masih kesulitan dalam mendistribusikan bantuan karna sebaagian besar jalan raya dan jembatan rusak parah diterjang banjir bandang dan tanah longsor,” sebutnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyampaikan duka mendalam atas peristiwa banjir bandang yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi, Minggu (04/04/21) kemarin.

Kepala Negara mengaku memahami betul dampak dari bencana yang dirasakan para korban.

“Atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia dari musibah tersebut. Dan saya juga memahami kesediahan yang dialami sodara-sodara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Senin (05/04/21).

Jokowi menyebut, dirinya langsung memberikan instruksi kepada sejumlah jajaran menterinya agar dapat segera menangani bencana dengan sigap dan cepat.

“Saya telah memerintahkan kepada Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Mensos, Menkes, dan Menteri PUPR serta Panglima TNI dan Kapolri untuk melakukan secara cepat evakuasi dan penanganan korban bencana serta penanganan dampak bencana. Saya minta penanganan bencana bisa dilakukan dengan cepat dan baik, seperti bantuan pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi serta perbaikan infrastruktur,” ucap Jokowi. [asa]

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *