INDOPOLITIKA – Jumlah korban meninggal dan hilang dalam bencana alam, banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB) Jumat (5/12/2025), korban meninggal mencapai 836 orang dan 509 orang hilang.

Data yang diunggah di website resmi BNPB menunjukkan korban luka mencapai 2,7 ribu orang. Jumlah korban meninggal terbanyak berasal dari Sumatera Utara, disusul Aceh, dan terakhir Sumatera Barat.

Wapres Gibran ke Lokasi Bencana

Sementara itu, Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat (Deputi 3), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Budi Irawan, mengunjungi lokasi terdampak bencana hidrometeorologi basah yang berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Kamis (4/12).

Adapun lokasi pertama yang dikunjungi adalah Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru. Di titik itu, Wakil Presiden RI melihat kondisi permukiman warga yang rusak dengan tumpukan material mulai dari tanah lumpur berpasir hingga batang-batang pohon dengan jumlah yang banyak.

Di lokasi yang sama, terlihat jalan lintas Padang Sidempuan-Sibolga yang terputus karena diterjang banjir bandang. Petugas gabungan sementara meletakkan batang-batang pohon besar sebagai jembatan darurat manusia setelah jalur tersebut muncul sungai yang terbentuk secara alami akibat banjir bandang.

Setelah kurang lebih 15 menit meninjau lokasi, Wapres RI kemudian mengunjungi para penyintas di posko pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.

Ratusan pasang mata yang telah menanti kehadiran orang nomor dua di republik ini pun menyalami  satu persatu.

Wapres Gibran Turut Berdukacita

Pada kesempatan itu, Wapres Gibran menyampaikan rasa duka cita atas musibah yang terjadi akibat dipicu oleh faktor cuaca. Di sisi lain, Wapres RI menanyakan kabar hingga kebutuhan dasar yang mendesak kepada para penyintas.

“Saya sampaikan duka cita yang mendalam atas bencana ini. Ini akan menjadi perhatian pemerintah secara bersama,” ucap Wapres Gibran.

Kepada seluruh warga yang hadir, Wapres mengatakan bahwa segenap komponen bangsa baik Pusat maupun Daerah tengah berjuang untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat terdampak dalam fase penanganan darurat hingga pemulihan nanti.

Lebih lanjut, Wapres memastikan bahwa apa yang menjadi aspirasi para penyintas terkait kebutuhan dasar dapat disalurkan oleh BNPB, pemerintah daerah termasuk relawan dengan berbagai upaya.

“Kami telah meminta bahwa distribusi kebutuhan dasar bapak dan ibu sekalian yang ada di sini dapat dilakukan terus menerus, baik lewat udara, darat dan laut,” terang Wapres Gibran. (Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com