INDOPOLITIKA – Kerja keras seluruh tim SAR gabungan dalam proses pencarian korban pesawat ATR 42-500 PK-THT yang hilang dan jatuh di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, berbuah manis.
Hingga hari ketujuh pencarian pada Jumat (231/2026), Basarnas menyebutkan korban ke-10 pesawat ATR 42-500 telah ditemukan. Dengan begitu, seluruh korban ditemukan semua.
Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi, mengatakan dua temuan terakhir dilaporkan Jumat pagi ini.
“Alhamdulillah, berkat doa seluruh masyarakat Indonesia, pada pukul 08.33 WITA kami menerima laporan dari tim tombak Yonif 433 Kostrad bersama tim SAR gabungan telah menemukan paket kesembilan,” ujar Dody di Posko AJU.
Tak lama berselang, tim kembali menerima laporan lanjutan. Setelah koordinat dipastikan di lapangan, paket jenazah kesepuluh berhasil ditemukan pada pukul 09.16 WITA oleh Tim Elang 5 dari Yonif 700 Raider Kodam XIV/Hasanuddin bersama tim SAR gabungan.
“Kemudian pada pukul 08.59 WITA kami mendapatkan informasi lanjutan, dan dipastikan pada pukul 09.16 WITA paket sepuluh telah ditemukan,” jelasnya.
Dody menyebut, pada hari ketujuh ini tim SAR gabungan telah menuntaskan seluruh sasaran pencarian yang ditetapkan sejak awal operasi.
“Alhamdulillah, di hari ketujuh ini kita bisa menemukan seluruhnya, baik benda penting yang ada di pesawat maupun seluruh korban. Hari ini kita gunakan sandi ‘sapu bersih’,” kata Dody.
“Terima kasih kepada masyarakat yang membantu, ada yang ikut turun ke lapangan, menyiapkan logistik, memasak, mendukung kebutuhan relawan dan prajurit, bahkan menyediakan rumah untuk ditempati,” ungkapnya.
Dia menegaskan, keberhasilan pencapaian seluruh target pencarian merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta masyarakat setempat.
“Kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama inilah yang membuat seluruh tugas pencarian dapat diselesaikan dengan baik,” tutup Dody. (Red)












Tinggalkan Balasan