INDOPOLITIKA – Jumlah korban tewas maupun terluka akibat gempa bumi melanda Afghanistan timur, pada Minggu (31/8/2025) terus bertambah.
Hingga Senin (1/9/2025), jumlah korban tewas Gempa Afghanistan mencapai 800 orang. Sementara korban terluka meningkat menjadi 2.500 orang.
Gempa pertama berkekuatan 6,0 skala Richter, diikuti oleh dua gempa susulan berkekuatan 5,2 dan satu gempa susulan terakhir berkekuatan 4,7. Selain Kunar, gempa-gempa tersebut juga menimbulkan korban jiwa di Nangarhar dan Laghman, serta terasa di sebagian Kabul dan Khyber Pakhtunkhwa.
Juru bicara pemerintah Afghanistan Mawlawi Zabihullah Mujahid mengatakan jumlah korban tewas di Kunar kini mencapai 800 orang, dan 2.500 orang terluka.
Berbicara pada konferensi pers, ia mengatakan jumlah tersebut dapat meningkat seiring upaya penyelamatan yang terus berlanjut.
TOLOnews Afghanistan melaporkan bahwa sejauh ini 35 penerbangan helikopter telah dilakukan dari bandara Nangarhar ke provinsi Kunar, “mengangkut 335 orang yang terluka ke Rumah Sakit Regional Nangarhar”.
Anak-anak, orang tua Terjebak di bawah reruntuhan
Seorang warga di distrik Nurgal, salah satu daerah yang terkena dampak paling parah di provinsi Kunar, mengatakan bahwa hampir seluruh desa telah runtuh.
“Anak-anak berada di bawah reruntuhan. Orang tua berada di bawah reruntuhan. Anak-anak muda berada di bawah reruntuhan,” kata seorang penduduk desa.
“Kami butuh bantuan di sini,” pintanya.
“Kami membutuhkan orang-orang untuk datang ke sini dan bergabung dengan kami. Mari kita tarik orang-orang yang tertimbun. Tidak ada seorang pun yang bisa datang dan mengeluarkan mayat-mayat dari bawah reruntuhan.
Survei Geologi AS mengatakan gempa berkekuatan 6,0 Magnitudo terjadi sesaat sebelum tengah malam waktu setempat di Afghanistan timur dekat perbatasan dengan Pakistan.
Sekjen PBB Antonio Guterres telah membagikan sebuah unggahan yang menyatakan bahwa ia menyatakan “solidaritas penuhnya kepada rakyat Afghanistan setelah gempa bumi dahsyat yang melanda negara tersebut hari ini”.
Guterres juga menyampaikan “belasungkawa terdalamnya kepada keluarga korban” dan mendoakan “mereka yang terluka segera pulih”. (Red)












Tinggalkan Balasan