UPDATE Penembakan WN Turki di Bali: Tiga Terduga Pelaku Ditangkap, WN Meksiko?  

Terduga pelaku penembakan WN Rurki di Bali ditangkap. Foto: Ilustrasi/net

INDOPOLITIKA.COM – Viral penembakan salah seorang warga negara (WN) Turki bernama Turan Mehmet (30) di sebuah villa Bali. Usai insiden viral itu, tim gabungan Bareskrim Polri bersama Polda Bali berhasil menangkap pelaku.  

Informasinya, pelaku penembakan terhadap Turan adalah WNA juga. Pelaku berjumlah 3 orang, WN Meksiko. Mereka ditangkap di salah perumahan di Kuta Selatan, badung, Sabtu (27/1/2024). 

Dari informasi yang dihimpun, seperti dikutip dari kumparan, pelaku berinisial MEJA (25), ACJA (32), dan DGVE (35).  

Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana juga membenarkan kabar tersebut.  

“Ya,” balasnya singkat.  

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, pihaknya akan menggelar konferensi pers dalam kasus itu.  

“Besok pagi dirilis, hadir Kabareskrim Polri dan Kapolda Bali di Mapolda Bali,” jelasnya. 

Sebelumnya, Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono menduga korban ditembak sedikitnya lima kali. Hal ini terlihat dari luka tembak yang ditemukan pada tubuh korban. 

Yakni, dua luka tembak pada lengan kiri, satu luka pada bagian dada kiri atau di bawah ketiak dan dua luka tembak pada perut. 

“Luka tembak lima. Ada di lengan kiri atas tembus dua lubang, di bawah ketiak satu lubang dan perut dua lubang,” katanya kepada wartawan. 

Sementara menurut seorang satpam yang menjadi saksi dan ikut disandera pelaku, penembakan ini bermula pada saat salah satu orang pelaku datang ke pos satpam vila sekitar pukul 01.10 WITA.  

Pelaku bertanya tentang alamat vila Palm House sambil menunjukkan foto-foto vila. NG membenarkan foto yang ditunjukkan pelaku adalah Palm House. Namun, NG langsung ditodong pistol dan disekap oleh pelaku lain. 

“Kemudian datang seorang pelaku lainnya melompati pintu pagar dan menodongkan senjata api ke arah saksi serta pelaku membekap saksi,” katanya. 

NG lalu mendengar suara tembakan dari dalam vila. Dia tak bisa melihat peristiwa penembakan itu secara langsung karena terhalang tembok. 

“Namun dirinya mendengar suara 4 sampai dengan 5 tembakan senjata api,” katanya. 

NG mendengar para pelaku meninggalkan lokasi kejadian dengan motor sekitar 15 menit setelah dibekap. NG lalu menghubungi manajer vila meminta pertolongan. 

NG bersama MD mencari dan menemukan korban bersimbah darah di area laundry. 

“Saksi melihat beberapa luka akibat tembakan yakni di lengan kiri tembus ke dada, bagian perut dan bagian punggung sebelah kiri,” katanya. [Red] 

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *