Internasional

Usai Badai Florence, Banjir Masih Rendam North Carolina

Banjir masih penuhi wilayah sebagian wilayah North Carolina dan South Carolina di, Amerika Serikat (AS). (Foto: AFP).

North Carolina: Ratusan jalan di North Carolina, Amerika Serikat (AS) tetap ditutup, Rabu 26 September, karena banjir terkait dengan badai Florence.
 
Baca juga: Banjir Masih Mengancam, Korban Badai Florence Jadi 44 Orang.
 
Sekitar 354 ruas jalan di North Carolina ditutup dan hingga 60 jalan di Carolina Selatan ditutup, termasuk 10 ruas di Georgetown County dan 50 lainnya di Horry County, The Post dan Courier melaporkan.
 
Georgetown siaga untuk banjir susulan, ketika Sungai Waccamaw dan Sungai Great Pee Dee meluap mendorong air menuju Teluk Winyah di South Carolina.
 
Departemen Perhubungan North Carolina menyarankan orang-orang di sembilan pedesaan menghindari perjalanan darat "karena banjir, jalan, dan jembatan telah hanyut."
 
Penutupan jalan terjadi di Interstate 95 di kedua negara bagian akhir pekan lalu. Juru bicara Departemen Transportasi North Carolina Andrew Barksdale mengatakan, terowongan di bawah trotoar yang mengarah ke jembatan ditemukan di daerah-daerah di mana banjir surut dipenuhi dengan busa poliuretan.
 
Federasi wilayah Pesisir North Carolina  mengeluarkan peringatan, mendesak masyarakat bahwa tidak aman untuk mengarungi perairan pantai. Hal ini dipicu tingginya jumlah luapan tercemar yang masih mengalir ke perairan pesisir.
 
Berenang atau berendam di air dapat menyebabkan penyakit berat termasuk "infeksi bakteri, sakit telinga, hepatitis, ruam kulit, dan masalah pernapasan," menurut peringatan tersebut, seperti dinukil dari UPI, Kamis 27 September 2018.
 
"Kami harus tegas dan jelas bahwa berenang di perairan pesisir saat ini merupakan ancaman bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat," kata direktur eksekutif federasi, Todd Miller.
 
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah mendeklarasikan status bencana di North Carolina. mencoba menyemangati para korban akibat badai yang telah menewaskan 44 jiwa ini.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close