Usai Ditetapkan Jadi Tersangka, KPK Pastikan Firli Bahuri Masih Jabat Ketua

Ketua KPK Firli Bahuri ditetapkan jadi tersangka pemerasan SYL.

INDOPOLITIKA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan Firli Bahuri masih menjabat sebagai Ketua KPK usai penetapan tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Ketua KPK Firli Bahuri sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin limpo.

Status Firli Bahuri sebagai Ketua KPK usai jadi tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo disampaikan dalam konferensi pers lembaga KPK.

“Firli Bahuri masih menjabat ketua KPK, masih bertugas seperti biasa di ruangannya,” ungkap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan dalam konferensi pers kelembagaan KPK, Kamis 23 November 2023.

Alexander mengatakan sesuai dengan ketentuan Pasal 32 ayat 2 dan ayat 4 UU 19 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas UU nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dalam hal pimpinan KPK menjadi tersangka tindak kejahatan pimpinan KPK akan diberhentikan sementara dari jabatannya. Pemberhentian itu atas keputusan Presiden.

Alexander juga mengatakan pihak KPK menghormati proses hukum yang ada di Polda Metro Jaya usai penetapan Firli Bahuri sebagai tersangka.

Selain itu, lanjut Alexander, pimpinan KPK secara kolektif kolegial masih solid dan berkomitmen melaksanakan tugas sebagaimana yang dimandatkan oleh undang-undang menuntaskan perkara-perkara tindak pidana korupsi baik di tingkat penyelidikan, penyidikan maupun pengembangan hasil persidangan.

“KPK tetap menjalankan program pencegahan korupsi dan program-program lainnya sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Polda Metro Jaya menetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Penetapan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dilakukan saat gelar perkara di Polda Metro Jaya, Rabu malam 22 November 2023.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka atas pemerasan terhadap Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

Menurut Ade, pihaknya telah menemukan cukup bukti untuk menetapkan Firli Bahuri sebagai tersangka.

“Ditemukannya bukti yang cukup untuk menetapkan saudara FB selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi,” ungkap Ade saat gelar perkara di Polda Metro Jaya.

Ade juga mengatakan tindak pidana korupsi tersebut berupa pemerasan dan menerima sesuatu dari Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

“Melakukan pemerasan atau penerimaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janji oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatannya, terkait penanganan permasalahan hukum di Kementerian Pertanian RI 2020-2023,” paparnya.

Ade melanjutkan, penetapan FB sebagai tersangka sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 e atau Pasal 12 B atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 65 KUHP yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada sekira tahun 2020 sampai dengan 2023.

Sebelumnya beberapa waktu lalu, Firli Bahuri menjalani pemeriksaan selama tiga jam oleh Dewas KPK di Jakarta pada Senin 20 November 2023.

Pemeriksaan itu untuk dimintai klarifikasi dan keterangan soal pertemuannya dengan mantan menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo.(azh)

 

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *