Parlemen

Usung Paket Pimpinan MPR, PPP Bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat dengan Perjanjian

Partai Persatuan Pembangunan bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat dalam mengusung paket pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat melalui perjanjian yang telah ditandatangani.

“Kami sepakat dengan PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Partai Hanura dan unsur DPD untuk mengusung pimpinan MPR Periode 2014-2019,” kata Ketua DPP PPP Irgan Chairul Hafidz di ruang rapat Fraksi PPP di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa, (7/10).

Dia menjelaskan Fraksi PPP sudah melakukan rapat internal dan telah tercapai kesepakatan untuk mengusung Hasrul Azwar sebagai calon pimpinan MPR. Menurut dia, berdasarkan hasil masukan dalam rapat tersebut maka dihasilkan keputusan untuk bergabung dengan KIH mengusung calon dari PPP itu.

“Kami sepakat untuk mengusung Pak Hasrul Azwar dan rapat internal sepakat bergabung dengan PDI-P dan KIH untuk mengusung kader kami sebagai pimpinan MPR Periode 2014-2019,” ujarnya.

Dia menjelaskan agar kesepakatan itu terikat formal maka dibuat kesepakatan yang ditandatangani seluruh partai pendukung KIH, PPP, dan unsur DPD.

Menurut dia, kesepakatan itu dibuat bukan menciderai komitmen yang telah dibuat PPP dengan berbagai pihak, namun untuk membangkitkan marwah partai untuk duduk dalam kursi pimpinan MPR.

“Kesepakatan yang kami buat dengan KIH agar tidak menimbulkan kekecewaan dari pendukung PPP,” katanya.

Beberapa syarat yang terdapat dalam kesepakatan tersebut antara lain PPP, KIH, dan unsur DPD sepakat bekerja sama untuk saling mendukung dan tidak mengingkari dalam pemilihan pimpinan MPR. Kedua, PPP tidak akan mendukung fraksi lain selain fraksi partai dalam KIH untuk mendukung pemilihan pimpinan MPR.

Ketiga, PPP dan KIH sama-sama mendukung tiap nama yang diusulkan masing-masing pihak untuk diajukan menjadi pimpinan MPR. Dan keempat, semua pihak sepakat untuk menandatangani kesepakatan tersebut sebagai bukti disetujuinya perjanjian tersebut.

Kesepakatan itu ditandatangani oleh mewakili PPP Irgan Chairul Mahfiz dan Zainut Tauhid Saadi, PDI Perjuangan Ahmad Basarah dan TB Hasanuddin, dari PKB Abdul Kadir Karding dan Lukman Edy, Partai Nasdem oleh Bachtiar Aly dan Fadholi, Partai Hanura oleh Syarifuddin Suding dan Dewi Yasin Limpo, dari DPD oleh Bambang Sadono dan Asri Anas. (ant)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close