CapresPartai Golkar

Veri Muhlis: Cawapres ARB Harus Perkuat Sistem Presidensil

Partai Golongan Karya (Golkar) telah mengususlkan beberapa nama yang akan menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping calon presiden (capres) Aburizal Bakrie (ARB),  berbagai komunikasi politik dengan semua partai untuk pembentukan koalisi juga telah di lakukan ARB dan partai berlambang pohon beringin itu. Lalu,  siapakah cawapres yang akan dipilih Partai golkar dan ARB nanti?

Pendiri Lembaga Survei Konsep Indonesia (Konsepindo), Veri Muhlis Ariefuzzaman, menyatakan cawapres ARB nantinya harus mendukung sistem presidensil. Langkah dan geraknya tentu seirama dengan capres, agar kesamaan pendapat dan cara pandang dapat memaksimalkan pembangunan Indonesia.

“Ini penting, agar perolehan suaranya dapat mengungguli capres lain,” kata Veri, Selasa, (22/04/2014).

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono menngatakan pasangan ARB harus berasal dari kalangan partai politik (parpol).

Agung menyebut hal tersebut diperlukan untuk menambah perolehan suara Golkar hingga 20 persen, sehingga pengusungan capres tidak mengalami hambatan.

“Dukungan partai lain sangat diperlukan untuk mengusung presiden,” kata Agung Laksono, Senin (21/4/2014).

Agung memang tidak menyebutkan nama pendamping yang cocok untuk ARB. Namun Agung menjelaskan orang tersebut harus berkompeten dan seirama dengan ARB untuk menjalankan pemerintahan. Rencananya, pasangan ARB akan dikukuhkan pada Rapimnas Mei nanti.

“Sesuai keputusan Rapimnas 2013, agenda Rapimnas kali ini adalah pengukuhan cawapres,” terangnya. (in/pol)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close