Video ! Adu Mulut dengan Danrem TNI, Bahar Smith: Kalau Mau Syok Terapi, Salah Orang!

Debat sengit Bahar Smith dengan Danrem Surya Kencana/tangkapan layar

INDOPOLITIKA.COM – Video perdebatan antara Bahar bin Smith dengan Komandan Korem (Danrem) 061/Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi viral di media sosial. Bahar Smith keberatan dengan cara Fauzi mendatangi kediamannya.

Sementara Fauzi mengaku datang untuk menyampaikan pesan pribadinya kepada Bahar Smith. Dia juga mengingatkan penceramah itu agar datang memenuhi panggilan kepolisian pada Senin (3/1/2022).

Dalam video yang viral itu Bahar Smith terlihat emosi saat adu mulut dengan Fauzi.

“Mau Bapak datang atau nggak kemari, tetap saya datang Senin ke Polda Jabar,” kata Bahar dalam video seperti dilihat di kanal YouTube, Jalih Pitoeng Channel, dikutip Sabtu (1/1/2022).

“Buktikan, kalau nggak datang dijemput masalahnya,” ucap Brigjen Achmad.

“Nggak ada urusan, saya bakal datang. Kenapa urusan mau jemput, yang jemput polisi bukan bapak,” jawab Bahar Smith seperti dilihat di video berdurasi 4 menit lebih itu.

“Iya tapi ini wilayah saya pak, ada tugas saya menjaga stabilitas wilayah saya,” kata Fauzi.

“Bapak sekarang datang ini, mau syok terapi saya? Gak ada urusan,” timpal Bahar dengan nada tinggi. “Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api.”

Fauzi kemudian mengingatkan Bahar Smith untuk memberikan ceramah yang baik.

“Seharusnya bapak bisa menjaga kalimat bapak,” tutur Fauzi.

“Saya menjaga kalimat saya,” timpal Bahar.

“Menurut bapak,” kata anggota TNI itu.

Habib Bahar lantas menanyakan maksud dan tujuan pria itu datang ke kediamannya. Namun, pria itu tidak menjelaskan secara detail alasan kedatangannya.

“Sekarang saya mau tanya, urusannya apa?” tanya Bahar.

“Saya mendapat pesan,” katanya.

“Pesan dari siapa?” tanya Bahar.

“Dari saya selaku penguasa wilayah,” jawab Fauzi.

Perdebatan kemudian berlanjut. Bahar Smith bahkan sempat menyinggung nama KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

“Sudah tugasnya pak, bapak berikan ceramah yang baik kepada…,” belum selesai Fauzi bicara Bahar Smith menyela.

“Tugas saya ngasih ceramah, tugasnya Dudung harusnya jangan usik-usik masalah agama kalau nggak tahu masalah agama, akhirnya apa? Mensifati Tuhan dengan sifat manusia,” ujar Bahar.

“Bapak sebagai ulama harus berhati-hati ngomong,” kata Fauzi mengingatkan Bahar Smith.

“Loh saya ngomong apa? Saya meluruskan yang benar. Dia salah, harus diluruskan,” Bahar menimpali Fauzi.

Di akhir percakapan, Bahar bersalaman dengan anggota TNI yang lain sambil terus nyerocos.

“Kalau datang ke sini mau sok-sokan syok terapi, oh salah, salah orang,” katanya sambil berjalan.

Bahar Smith bakal menghadapi dua proses hukum karena kepolisian menerima dua laporan ujaran kebencian yang dilayangkan padanya.

Polisi membeberkan dua laporan polisi yang akan dihadapi Bahar bin Smith.

“Laporan pertama itu di Polda Metro Jaya, sementara laporan kedua itu di Polda Jawa Barat,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (31/12/2021) seperti dilansir dari PMJNews. Ramadhan menjelaskan pihaknya masih mendalami kedua laporan tersebut.

Dia mengungkapkan, laporan di Polda Metro Jaya berkaitan dengan ucapan Bahar bin Smith yang diduga memelintir omongan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

Sementara untuk laporan ujaran kebencian di Polda Jawa Barat, Ramadhan belum mau membeberkan secara jelas. Namun, kasus yang dilaporkan telah naik ke tingkat penyidikan. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *