Video: Hastag #Savebabi Trending, Ribuan Warga Sumut Demo di Kantor DPRD Sumut  

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Polemik pernyataan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi terkait isu pemusnahan babi mendapat penolakan keras dari warga Sumut. Pada Senin, (10/2/2020), hastag #Savebabi trending twitter. Bahkan video ribuan orang turun ke jalan melakukan aksi unjukrasa di gedung DPRD Sumut ikut ramai dikomentari netizen.

Aksi massa yang bertajuk Gerakan #Savebabi merupakan bentuk penolakan terkait isu pemusnahan babi di Sumatera Utara akibat wabah African Swine Fever (ASF) yang terjadi di provinsi tersebut. “Save babi, save babi,” teriak Boasa Simanjuntak, saat berorasi.

Berita Lainnya

Dari atas mobil komando, ia menyebutkan berulang kali bahwa babi merupakan sumber perekonomian mereka. “Kami makan dari babi. Anak kami kuliah dari babi. Save babi, save babi,” ujarnya.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah atribut seperti ulos dan spanduk menolak rencana pemusnahan babi di Sumatera Utara.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Poltak Pakpahan, menuding pernyataan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi terkait pemusnahan babi membuat resah masyarakat. Poltak meminta agar Gubsu memberikan klarifikasi soal pernyataannya.

Ia juga meminta kepada Gubernur Sumut punya solusi, tidak hanya mewacanakan pemusnahan saja. Menurut dia, yang harus digarisbawahi adalah babi ini merupakan ternak utama warga, bukan hewan lain.

“Saya Ketua DPRD minta Gubernur meralat itu, sudah resah masyarakat itu. Yang menjadi persoalan sekarang ini peryantaan-pernyataan Gubernur, kita bisa memahami, tapi masyarakat tidak. Kalau mau pemusnahan sampaikan dengan baik. Demo ini kan tentang itu, pejabat menyampaikannya tidak benar, asal-asalan saja,” ujar Poltak di gedung DPRD Sumut, Jl Imam Bonjol, Medan, Senin (10/2/2020).[asa]

 

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *