Video Viral! Siswa SD “Dipaksa” Menari Ditengah Hujan, Demi Penilaian Lomba?

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Video viral yang memperlihatkan seorang bapak membubarkan paksa pawai kirab budaya, diduga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (8/12/2019) jadi perbincangan hangat dikalangan netizen.

Pasalnya, dalam video viral yang dibagikan akun @makassar_iinfo itu, dalam video itu yang berlokasi di Gladak Gambiran Lumajang – Jawa Timur itu, si bapak yang hanya menggunakan kaos kutang itu dengan begitu tegas memarahi seorang guru ditengah hujan. Sesekali, putrinya terlihat berusaha menarik tangan si bapak yang terus memarahi si guru. Video itu sejak diupload delapan jam lalul, sudah dilihat oleh hampir 40 ribu orang.

BACA JUGA:

“Tak terima anaknya disuruh hujan-hujanan dan dipaksa menari oleh guru dan panitia karnaval. Bapak inipun bubarkan paksa…,” tulisnya tanpa melanjutkan narasinya.

Namun, di bagian bawah, akun ini menuliskan jangan sampai hanya demi sebuah piala, mengorbankan kesehatana dan keselataman anak. “Jangan sampai demi sebuah piala dan penghargaan kirab budaya hari jadi Lumajang, mengorbankan siswa-siswi SDN Kedungjajang 01, Kedungjajang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hingga hujan dan angin pun mereka tetap dipaksa menari oleh guru SDN Kedungjajang 01 dan panitia karnaval kirab budaya karena ada juri penilai nya,” tulisnya lagi.

Akun ini menuliskan tak habis pikir hal itu bisa dipaksakan. “Gak bisa bayangin gmn kalau anak-anak kita yang ikut karnaval terus hujan dan petir masih dipaksa suruh nari demi sebuah penghargaan ???,’ cuitnya lagi.

Beragam tanggapan dari netizen pun mencuat. Mereka lebih menyayangkan sikap guru sekolah tersebut karena dianggap tidak peka dengan kondisi saat itu yang tengah hujan. “Mau terlihat loyal sih guru2nya, tp malah ga mikirin keselamatan..,” tulis akun @tinybachry.

Ada juga komentar kocak lainya. Jika hanya ingin mengharumkan nama sekolah tinggal beli parfum seliter. “Mau ngeharumin nama sekolah kok maksa anying? Beli noh parfum seliter udah wangi sekolahan lu tanpa perlu ngemaksain anak murid latihan waktu hujan,” cuitnya. Ada juga yang bilang si guru sekolahan tersebut terlalu egois. “Guru nya egois. Guru tapi kok kaya gitu ya pemikirannya,” tambah akun@dea_anissaa.

“Lahhh… Lagi hujan bukannya bubar malah lanjut, kalau sampe sakit ato kesamber petir gimana? Masa susah-susah belajar di sekolah tapi kagak mikir sih. Panitianya juga gitu, kalo tau hujan mah pindah ke dalam ruangan kekk, atau ditunda dulu kekk,” cuit @oanismaayu sewot.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *