Vina Garut Kembali Bikin Heboh, Tweepers Berduka ?

  • Whatsapp
Jenazah almarhum Rayya (31) saat dibawa ke pemakaman.

INDOPOLITIKA- Kabar meninggalnya AK alias Rayya (31), salah satu pemeran pria dalam video Vina Garut yang sempat heboh di berbagai media maupun media sosial, beberapa waktu lalu kembali menjadi trending dalam situs mikro bloging twitter.

Pencarian para tweepers (sebutan untuk pengguna twitter) untuk pemberitaan ini bahkan sempat berada diurutan tiga pencarian terbanyak selama empat jam lamanya. Bahkan posisinya dalam tiga jam mengalahkan #menolaklupa, untuk kasus kematian aktivis HAM, Munir.

Baca Juga:

Namun, menjelang pukul 21.00 WIB, #vinagarut perlahan tergeser dengan #ourPriciousBAEKHYUN. Pencarian untuk #vinagarut bahkan sempat mencapai 5 ribu twit. Umumnya, para tweepers menyertakan link berita di berbagai media di wall mereka. “Telah gugur satu pahlawan pemersatu bangsa. Karyamu akan selalu dikenang para pecinta se*********n,” tulis pemilik akun @ibnuwi*****.

Tweepers lainnya bahkan dengan jokenya menulis,#vinagarut, dia orang istimewa,” cuit akun @satriablack***.  Lain lagi dengan remaja manis pemilik akun @nurfa****. “#vinagarut,mending lihat aku aja. Awas diabetes.hhahaha,” cuitnya.

Seperti diketahui Rayya (31) bos salon yang jadi salah satu pemeran lelaki dalam video ‘seks gangbang’ Vina Garut meninggal, Sabtu (7/9). Rayya merupakan mantan suami V pemeran video tersebut. Kabar duka ini disampaikan kuasa hukum AK Sony Sanjaya. “Iya, betul meninggal Jam 03.00 dikabarkan meninggal,” ucap Soni Sanjaya.

Jenazah Rayya selanjutnya dimakamkan di Desa Sinarjaya, Kecamatan Tarogong Kaler, pukul 09:30 WIB.

Seperti diketahui, setelah ditetapkan tersangka, Rayya menderita sejumlah penyakit, virus HIV dan juga stroke. Karena kondisinya yang terus menurun, Rayya sempat dirawat di RSUD dr Slamet, Garut. Dengan meninggalnya Rayya, polisi akan menghentikan kasusnya. Sementara penyidikan untuk pemeran lain akan tetap diproses. Diketahui selain Rayya, ada dua tersangka lain dalam kasus tersebut yakni VA (19) dan W. Keduanya kini ditahan di Mapolres Garut. Polisi rencananya akan melimpahkan berkas kasus tersebut dalam waktu dekat ke kejaksaan untuk segera dipersidangkan.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *