Viral Kawasan Cipinang Ditutup dan Security Terkapar, Terduga Penyebar Hoaks Diciduk

  • Whatsapp
Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru didampingi Kasat Reskrim Kompol Teuku Arsya dan Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung memberikan keterangan pers, terkait video personil security terkapar di Petamburan.

INDOPOLITIKA.COM – Video penutupan jalan di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur beredar luas. Banyak yang mempertanyakan kebenaran video tersebut. Disisi lain, seorang security yang diketahui bernama Bagaskara (21) dikabarkan jatuh pingsan di pos penjagaan Rukan Sentral Latumenten Grogol Petamburan Jakarta Barat, akibat terpapar Covid-19. Nyatanya, isu tersebut pun ternyata hoaks.

Atas informasi heboh tersebut, polisi langsung bertindak dan mengamankan para terduga pelaku penyebar berita hoaks. Pertama, melansir pmjnews.com, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Kombes. Pol. Arie Ardian Rishadi, meluruskan seputar video kawasan Cipinang Melayu Jakarta Timur.

Bacaan Lainnya

“Soal video jalan yang ditutup di Cipinang Melayu hoaks ya. Masyarakat bisa melalui jalan tersebut. Ada warga yang menutup, sudah ditangani kepolisian. Informasinya warga khawatir ada yang terinfeksi corona,” tandas Kombes Pol Arie, kemarin.

“Sudah ditangani yang ada dalam video tersebut. Hoaks kalau dibilang nggak bisa lewat. Kita terus kawal ya,” sambung Arie.

Sementara Kompol TF Hutagaol mengatakan, pembuat video tersebut telah diamankan di Polres Jakarta Timur untuk dimintai keterangannya. Karena sudah meresahkan masyarakat luas yang melintas wilayah tersebut. “Sedang diperiksa terkait video tersebut,” ungkap Hutagaol.

Jalan Cipinang Melayu yang videonya beredar luas di masyarakat. (Foto : PMJ/Ist).

Hoaks Security Terkapar di Petamburan

Sementara itu, aparat Kepolisian dari Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat kurang dari 1 x 24 jam berhasil menangkap pelaku penyebar berita hoaks terkait seorang anggota security pingsan terpapar terkena Virus Covid-19

Dalam rekaman video yang berdurasi 1 menit 11 detik tampak seorang personel anggota security yang diketahui bernama Bagaskara (21) jatuh pingsan di pos penjagaan Rukan Sentral Latumenten Grogol Petamburan Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru didampingi Kasat Reskrim Kompol Teuku Arsya dan Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung menjelaskan, video personil security terkena sakit virus corona kemudian beberapa hari lalu memang viral, hingga menyebabkan keresahan terhadap masyarakat.

Setelah dilakukan proses penyelidikan gabungan oleh Sat Reskrim Polres Meetro Jakarta Barat bersama Reskrim Polsek Tanjung Duren di bawah pimpinan AKP Mubarok, pihaknya kemudian mengamankan dua orang pelaku penyebar berita hoaks tersebut yakni CL (56) dan LL (29).

Untuk diketahui, pelaku CL itu merupakan pelaku yang merekam video security yang jatuh sambil mengatakan terkena virus Corona bersama dengan LL kemudian menyebarkan ke group WhatsApp-nya dan menjadi viral.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan sesuatu berita terkait virus Covid 19 ini, sudah ada bagian yang akan memberikan penerangan terhadap masyarakat,” ujar Audie

Audie kembali menjelaskan saat ini sudah terdapat media-media mainstream yang bisa memberikan informasi kepada masyarakat sehingga sumbernya jelas. “Saya juga ingin menyampaikan untuk tidak menyebarkan berita berita di media sosial sementara kita belum tahu sumber yang jelas,” imbuhnya.

Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal 28 ayat 1 junto 45 a ayat 1 UU RI No. 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 15 UURI No. 1 tahun 1946, dimana UU ITE ancaman hukuman 6 tahun penjara dan untuk UU RI No 1 tahun 1946 ancaman 2 tahun penjara.[asa]

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *