Viral, Oknum ASN RSUD Pagelaran Cianjur Curi 40 Dus Masker Untuk Dijual

  • Whatsapp
Polisi memperlihatkan barang bukti masker yang dicuri Oknum ASN RSUD Pagelaran.

INDOPOLITIKA.COM – Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur mencokok empat pelaku kasus pencurian masker sebanyak 40 (Empat puluh) dus di RSUD Pagelaran, Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Para pelaku itu yakni IS (43), RE (27), YO (35), dan CE (32).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes S. Erlangga menyampaikan bahwa Identitas IS berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai negeri di RSUD tersebut. “IS mengakui perbuatannya yaitu mengambil dan menjual masker,” ujar Erlangga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2020).

Bacaan Lainnya

Sedangkan RE dan YO berstatus sebagai pegawai honorer di rumah sakit milik Pemkab Cianjur itu. Sementara, CE, wiraswasta yang menampung dan menjual kembali barang curian.

Lebih lanjut Erlangga menjelaskan kronologis modus operandi yang dilakukan para pelaku. IS, sebagai karyawan RSUD, kata Erlangga, meminta masker tanpa prosedur yang benar dan mendapatkan 2 karton (40 Dus/Karton).

Kemudian IS memaksa karyawan atau pemegang kunci gudang farmasi untuk membuka farmasi tanpa seizin dari kepala gudang dan Direktur RSUD. Kemudian mengambil dua karton masker dan dijual oleh pelaku RE.

“Pelaku IS, RE dan YO mengambil masker dari Gudang Farmasi RSUD pada malam hari dengan masuk melalui jendela yang tidak terkunci. Pelaku CE membeli atau menerima Masker dari pelaku RE, kemudian menjualnya dengan cara diecer,” jelasnya.

Dalam penangkapan itu, Polisi menyita barang bukti berupa 2 kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), 1 (satu) unit mobil Nissan Terano silver Nopol. B-8172-KMN, 1 (satu) unit kendaraan R-2, dan  1 (satu) buah dus (karton) berisi 4 box masker merk Eskamed dan beberapa kotak jarum suntik. Atas perbuatannya itu para tersangka melanggar Pasal 363 KUHP dan 480 KUHP, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *