Viral Pasien Wafat Diduga Telat Ganti Oksigen, Begini Penjelasan RSHS Bandung

INDOPOLITIKA.COM – Beredar sebuah rekaman video pasien meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung viral di media sosial. Dalam video tersebut, pasien diisukan kehabisan oksigen ketika dalam kondisi kritis, tetapi perawat RSHS Bandung lambat dalam menangani.

Perekam video yang diketahui bernama Arif Susanto (36) itu merupakan warga dari kawasan Cicadas, Kota Bandung. Arif merupakan suami dari almarhumah Asih Sekarning (34) yang merupakan pasien dalam video tersebut. Video tersebut diduga direkam pada Selasa (17/5/2022).

Bacaan Lainnya

Pelaksana harian (Plh) Direktur Utama RSHS Bandung Yana Akhmad di Bandung mengklaim, petugas kesehatan telah bekerja secara optimal dan sesuai prosedur.

“Jadi telah sesuai prosedur pelayanannya, mulai dari IGD, pelayanan di ruang inapnya, hingga pasien meninggal dunia,” ucapnya dikutip Antara.

Yana membantah tabung oksigen yang digunakan pasien itu sudah habis. Setelah mencermati video yang beredar tersebut, Yana menyatakan, ada sejumlah indikator yang menunjukkan jika tabung oksigen itu masih berfungsi.

“Kalau lihat maskernya masih mengembung, artinya itu masih terisi oksigen, dan kalau dilihat dari tabungnya itu, tabungnya tidak kosong,” tutur Yana.

Sebelumnya, Yana memastikan RSHS Bandung telah menyampaikan kondisi pasien tersebut kepada pihak keluarga. Menurut Yana, pasien tersebut mengidap penyakit yang cukup berat.

“Sebetulnya sudah diberitahu kondisi pasien, terkait kondisi pasien, dan kami sangat bersimpati kondisi akhir dari pasien tersebut,” ujar Yana.

Sementara itu, dalam video itu, Arif menjelaskan, istrinya dirawat sejak Rabu (11/5/2022). Lalu pada Minggu (15/5/22) dini hari, Arif mengaku telah meminta oksigen baru kepada petugas.

“Waktu pertama habis oksigen itu Sabtu malam, itu yang pertama saya datang minta oksigen tetapi petugas pada tidur terus saya balik lagi ke ruangan,” ucapnya.

Kemudian, momen tersebut, kata dia, kembali terjadi pada Selasa (17/5/2022) malam. Menurut Arif, saat itu kondisi istrinya dalam keadaan kritis.

“(Petugas) hanya bilang ‘oh ya’, saja. Pas cek istri, oksigen habis dan sudah tidak tertolong. Jadi sebelum diganti oksigennya sudah meninggal,” tutur Arif. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.