INDOPOLITIKA – Ratusan nasabah mendatangi Bank Jambi pada Minggu (22/2/2026) setelah mendapati saldo tabungan mereka hilang.
Mereka mempertanyakan lenyapnya dana tersebut, terlebih karena layanan ATM dan aplikasi mobile banking Bank Jambi juga tidak dapat diakses.
Beberapa nasabah mengaku kehilangan uang dengan nominal bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah yang sebelumnya tersimpan di rekening mereka.
Salah seorang nasabah Bank Jambi berinisial S, mengatakan tabungan miliknya raib Rp 24.500.000.
“Pagi saya ngecek, uang saya berkurang Rp 24 juta lebih,” katanya.
S meminta agar pihak Bank Jambi segera memberi respons soal ini.
“Ya ditanggapi lah kita yang datang (ke kantor), bagaimana kejelasannya,” tambah S.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada akhir pekan tersebut.
Ia mengakui adanya gangguan pada sistem perbankan Bank Jambi. Saat ini, pihak bank tengah melakukan langkah antisipasi berupa pemulihan sistem serta perbaikan layanan ATM dan mobile banking.
“Mengenai kabar adanya uang nasabah yang hilang, Bank Jambi saat ini tengah melakukan penelusuran. Saya menjamin, jika memang ada dana nasabah yang raib, maka Bank Jambi akan mengganti penuh semua kerugian nasabah,” tegas Khairul dalam keterangan resminya, dikutip Senin, (23/2/2026).
Bagi nasabah yang merasa saldonya berkurang atau mendapati kejanggalan transaksi, Bank Jambi membuka pintu aduan seluas-luasnya.
Nasabah diarahkan untuk datang langsung membawa bukti ke layanan Customer Service di kantor Bank Jambi terdekat mulai Senin, 23 Februari 2026.
Selain itu, nasabah juga bisa melakukan pengaduan dengan menghubungi Call Center resmi Bank Jambi di nomor 1500-665. (Nul)












Tinggalkan Balasan