Partai Persatuan Pembangunan

Wakil Ketua Umum PPP Temui Aburizal Bakrie

Setelah selesai melakukan pertemuan dengan 33 DPD I daerah yang berlangsung tertutup, Senin malam, 28 April 2014, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, kembali kedatangan tamu.

Kali ini yang berkunjung ke kediaman ARB di Jalan Mangunsarkoro No 42, Menteng, Jakarta Pusat itu, adalah Wakil Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Emron Pangkapi.

Emron datang ke rumah ARB pada pukul 23.00 WIB, dan keduanya bertemu kurang lebih selama 45 menit. Usai pertemuan, ARB menjelaskan pertemuannya dengan elite PPP itu.

“Ini pertemuan kami berdua yang resmi. Tadi kami sudah menjajaki untuk pemikiran terkait koalisi ke depan. Insya Allah sudah ada kesepahaman dan bisa jadi untuk berkoalisi,” Ujar ARB.

ARB mengatakan, pertemuan pertama ini akan dilanjutkan pada pertemuan-pertemuan berikutnya dan akan ada komunikasi lagi antara kedua pimpinan partai.

“Intinya, chemistry antara kedua partai sudah dekat dari dulu. Jadi untuk bertemu lagi ke depannya pasti ada, karena kami sudah saling mengenal satu sama lain,” kata ARB.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua PPP, Emron Pangkapi. Menurutnya, ARB adalah sosok yang sudah saatnya maju sebagai pemimpin negeri.

“Kami berdua, dari pemikiran sudah sepaham, tujuanya untuk kemajuan bersama demi Indonesia. Insya Allah, kami dukung beliau sepenuhnya,” tutur Emron.

Kata Emron, ARB adalah sedikit dari tokoh yang mempunyai pengalaman lengkap dalam hal berpolitik. “Beliau juga mempunyai pemikiran yang matang untuk membawa Indonesia yang lebih baik. Kami lakukan komunikasi politik menjajaki segala kemungkinan,” ujar Emron.

Soal apakah PPP akan mengajukan cawapres untuk ARB, Emron mengaku belum membicarakan sampai sejauh itu.

“Yang terpenting, kami bentuk koalisi dulu saja. Karena kalau Golkar dan PPP jadi berkoalisi, suara kami sudah sangat cukup untuk kemenangan pada Juli mendatang,” kata Emron. (vn/in/pol)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close