Internasional

Wamenlu Fachir Dorong Kenaikan Gaji TKI di Hong Kong

Wamenlu AM Fachir menemui Menteri Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong, Law Chi-Kong. (Foto: Dok.Kemenlu RI).

Hong Kong: Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir menemui Menteri Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong, Law Chi-Kong. Fachir menyampaikan terima kasih karena Hong Kong telah menjadi wilayah yang baik bagi pekerja migran Indonesia(PMI).
 
Dia menuturkan perlindungan dan fasilitas yang diberikan Pemerintah Hong Kong menjadikan salah satu pulau di Tiongkok itu sebagai destinasi favorit PMI.
 
Meski demikian, kata Fachir, Pemerintah Indonesia sangat perhatian terkait masalah kesejahteraan para PMI di Hong Kong.
 
"Saya juga bermaksud menyampaikan suara hati para pekerja migran kami disini, terkait kenaikan gaji. Kami berharap Pemerintah HK bisa mengupayakan kenaikan gaji bagi PMI," kata Fachir dalam pernyataan yang diterima Medcom.id, Selasa 4 September 2018.
 
Menteri Tenaga Kerja Hong Kong, Law Chi-Kong menyambut baik kunjungan tersebut. Dia juga mengatakan pemerintahnya telah mengkaji upaya kenaikan gaji PMI.
 
Dia berjanji dalam satu hingga dua bulan ke depan, Pemerintah Hong Kong akan mengumumkan kenaikan gaji PMI di Hong Kong.
 
Tak hanya masalah gaji PMI, Fachir juga menyampaikan Indonesia siap bekerja sama dengan Pemerintah Hong Kong mengirimkan tenaga kerja caregiver untuk membantu para kaum lanjut usia di sana. Law mengatakan pemerintahnya sedang mengkaji kemungkinan tersebut.
 
"Nantinya Pemerintah Hong Kong akan memberikan kesempatan pelatihan gratis bagi PMI di Hong Kong, dan apabila mereka telah memiliki sertifikat, mereka berkesempatan bekerja di Panti Jompo yang ada di Hong Kong," tuturnya.
 
Persoalan hutang-piutang yang melanda PMI juga telah menjadi perhatian Pemerintah Hong Kong. Mereka berharap ke depannya dapat dibentuk atau ditunjuk lembaga keuangan resmi yang berfungsi memberikan pinjaman bagi para pekerja migran di Hong Kong. Fachir mengungkapkan hal tersebut juga menjadi perhatian besar Pemerintah Indonesia, sehingga pihaknya juga telah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Bank BUMN di Hong Kong yang dapat memberikan pinjaman bagi para Pekerja Migran Indonesia.
 
Di akhir pertemuan, Fachir menyambut baik rencana kunjungan Menteri Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hong Kong ke Indonesia di akhir 2018. Law Chi-Kong berencana menemui mitra kerjanya di Indonesia, baik Kementerian Ketenagakerjaan maupun Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) untuk membahas hal-hal terkait upaya perlindungan PMI di Hong Kong.
 
Dalam kunjungannya kali ini, Wamenlu didampingi Konjen RI di Hong Kong Tri Trahayat dan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu Cecep Heryawan.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close