Internasional

Wapres Pence Terima 55 Jasad Tentara AS dari Korut

Jasad tentara AS di Korut dipulangkan. (Foto: Military Times).

Hawaii: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence menyambut 55 peti jenazah yang berisi jasad tentara AS yang tewas saat Perang Korea. Penyambutan dilakukan di Pangkalan Udara Pearl Harbor-Hickam, Honolulu, Hawaii.

Puluhan pengusung jenazah mewakili Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara menurunkan peti dari pesawat militer C-17. 

Pence mengatakan pemulangan jenazah tersebut sebagai wujud nyata upaya AS untuk mencapai perdamaian di Semenanjung Korea. "Saya tahu Presiden Donald Trump bersyukur bahwa pemimpin Kim Jong-un memenuhi kata-katanya. Yang kita lihat hari ini merupakan kemajuan nyata," ungkap Pence, seperti dilansir dari Military Times, Kamis 2 Agustus 2018.

Meski demikian, kata Pence, ini adalah permulaan. Dia mengatakan pemerintah akan terus berupaya hingga seluruh jenazah dipulangkan.

"Biarlah para pahlawan yang dipulangkan hari ini akan membuka jalan bagi yang lainnya di masa depan," imbuh dia.

Pence mengaku merasa terhormat dipercaya untuk menyambut jenazah para tentara tersebut. Menurut dia, acara tersebut memiliki makna personal yang personal.

"Ayah saya adalah veteran tentara di Korea. Setiap kali seseorang menyebut kata 'pahlawan', ayah saya selalu bilang, 'para pahlawan adalah mereka yang tidak dapat pulang'. Jadi, berada bersama mereka dengan pengorbanan keluarga untuk membela kemerdekaan kita, kemerdekaan Korea Selatan, saya merasa terhormat," kata dia.

Dua anggota keluarga tentara AS yang hilang dalam Perang Korea, Diana Brown Sanfilippo dan Rick Downes ikut dalam rombongan presiden di pesawat Air Force Two.

Ayah Sanfilippo tiada dalam Perang Korea sejak dia berusia empat tahun. Berkat sang ayah, dia terinspirasi untuk menjadi pilot pesawat P-51, jenis pesawat yang sama diterbangkan sang ayah ketika terkena tembakan Korea Utara.

Adapun ayah Downes adalah operator radar pesawat pengebom B-26. Dia baru berusia dua tahun saat ayahnya ikut Perang Korea dan tidak pernah kembali.

Jasad ke-55 tentara akan diperiksa oleh ilmuwan Kementerian Pertahanan di laboratorium Pangkalan AS Pearl Harbour. Laboratoriun itu menggunakan antropologi forensik, odontologi, DNA dan metode ilmiah lain untuk mengidentifikasi jasad tentara AS yang dipulangkan Korut tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close