Internasional

Warga Filipina Salah Satu Napi yang Kabur di Sulteng

Seorang pria mencari barang-barang yang masih bisa dipakai dari reruntuhan bangunan di Palu, Sulteng, 2 Oktober 2018. (Foto: AFP/JEWEL SAMAD)

Manila: Kementerian Luar Negeri Filipina (DFA) mengonfirmasi bahwa salah satu warganya adalah satu dari banyak tahanan yang melarikan diri dari sejumlah lembaga permasyarakatan di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Mereka semua kabur saat gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter mengguncang Sulteng pada Jumat 28 September.

Satu warga Filipina itu, yang sedang menjalani masa hukuman di salah satu penjara di Sulteng, awalnya dilaporkan berada dalam kondisi selamat oleh DFA pada Sabtu lalu.

Baca: Ratusan Narapidana Lapas Palu Menghilang 

Mengutip Konsulat Jenderal Filipina di Manado, Asisten Sekretaris DFA Elmer Cato mengonfirmasi seorang warga Filipina memang ikut dalam pelarian massal di Sulteng.

Disitir dari kantor berita PNA, Selasa 2 Oktober 2018, warga Filipina itu diketahui tengah menjalani masa hukuman penjara hingga 2021. Ia dinyatakan bersalah karena memiliki sabu-sabu setelah ditangkap pada 2011.

Konsul Jenderal Oscar Orcine mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas Sulteng mengenai keberadaan warga Filipina itu. Saat ini, jaringan listrik komunikasi di Sulteng belum sepenuhnya pulih.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto mengatakan 68 tahanan dan narapidana yang kabur dari sejumlah penjara di Palu sudah menyerahkan diri. Hingga saat ini masih ada 1.357 tahanan yang berkeliaran di luar lapas.

Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 1.234 orang yang merupakan angka gabungan dari empat kota di Sulteng.

 

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close