Internasional

Warga Idlib Khawatirkan Serangan Pasukan Pemerintah Suriah

Warga berkumpul di lokasi serangan udara di kota Idlib, Suriah, 7 Februari 2017. (Foto: AFP/MUHAMMAD HAJ KADOUR)

Idlib: Idlib merupakan provinsi tersisa di Suriah yang masih dikuasai pemberontak. Aisha, salah satu warga Suriah, mengaku khawatir terhadap kemungkinan adanya serangan dari pasukan pemerintah Suriah.

"Kami minta belas kasih Tuhan dan perlindungan dari pengeboman dan serangan udara," kata perempuan berusia 48 tahun itu. Ia mengaku belum pernah lagi melihat suaminya sejak dua tahun terakhir. 

"Hanya Tuhan yang tersisa, Tuhan satu-satunya yang masih ada di pihak kami," seru dia, seperti dikutip dari NBC News, Minggu 19 Agustus 2018.

Aisha melarikan diri ke Idlib dari Aleppo saat salah satu kota di Suriah tersebut jatuh ke tangan pasukan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad pada Juli 2016.

Sekitar tujuh juta orang terusir dari rumah mereka di seantero negeri akibat perang sipil di Suriah, dan 400.000 lainnya diyakini tewas sejak konflik dimulai pada 2011.

Pekan lalu, serangan udara rezim Suriah menyapu Idlib — hunian tersisa bagi para pemberontak dan warga sipil.

Sementara Selasa pekan lalu, pendukung utama Assad, Rusia, mengisyaratkan bahwa serangan untuk merebut Idlib akan dilakukan dalam waktu dekat.

Disokong Rusia dan Iran, Assad telah merebut kembali sebagian besar Suriah dari pemberontak.

Namun, kehadiran pemberontak yang didukung Turki di Idlib mempersulit upaya Assad dalam merebut sepenuhnya Suriah.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close