Internasional

Warga Indonesia di Ceko Bersatu Galang Dana untuk Lombok

Kemeriahan peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di Praha, Ceko (Foto: KBRI Praha).

Praha: Warga Indonesia yang berada di Praha, Republik Ceko turut berduka atas bencana gempa yang melanda Lombok. Mereka pun menggalang dana untuk memberikan bantuan.
 
Bertepatan dengan peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Prana bersama dengan WNI dan masyarakat diaspora menyelenggarakan malam penggalangan dana untuk Lombok. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan dana sebesar 83.448 Koruna Ceko atau setara Rp54.271.359.
 
"Terima kasih atas sumbangan dari masyarakat Ceko dan akan memastikan bahwa sumbangan tersebut akan disalurkan untuk korban gempa Lombok," ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Ceko, Aulia A Rachman, dalam keterangan tertulis KBRI Ceko yang diterima Medcom.id, Senin 20 Agustus 2018.
 
Guna menarik perhatian warga Ceko, tari-tarian khas Indonesia disuguhkan dari. Para penari dari Yayasan Kintari berhasil memukau warga yang menonton.
 
Termasuk yang menjadi perhatian adalah sajian musik alunan rumpun bambu dari Darma Wanita KBRI Praha. Tidak ketinggalan pula musik Indonesia dari Mantan Mahasiswa Ikatan Dinas (Mamahid), serta sajian seni lain yang merupakan sumbangan dari diaspora Indonesia di Republik Ceko.
 
Acara peringatan kemerdekaan Indonesia tentu tidak lepas dari aneka makanan. Berbagai makanan khas Indonesia seperti ayam taliwang, dadar gulung, sate ayam, nasi goreng, es campur, nasi bakar, nasi rendang mengundang selera dari warga setempat.
 
Penjualan dari makanan ini pun sebagian hasil keuntungannya disumbangkan pada kegiatan ini.
 
Gempa yang melanda lombok terjadi pada 5 Agustus 2018 lalu dengan kekuatan 7,0 skala richter (SR). Bencana ini menyebabkan 460 jiwa meninggal dan 7.773 orang lainnya terluka dan warga yang mengungsi mencapai 417.529 orang.
 
Pada 19 Agustus 2018 malam terjadi gempa baru yang melanda Lombok timur. Gempa yang juga berkekuatan 7,0 SR itu memiliki kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
 

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close