Warga Kabupaten Tangerang Rindu Wisata Pantai Publik Yang Gratis?

Penggiat Konservasi Kabupaten Tangerang, Budi Usman

INDOPOLITIKA.COM – Ternyata banyak hilangnya akses publik yang ada diwilayah pantai utara Kabupaten Tangerang, menimbulkan kegelisahaan warga meminta agar pemerintah bisa mengembalikan akses tersebut.

Mengingat, hampir seluruh akses di pantai Utara Tangerang, yaitu seperti pantai Kosambi , Tanjung Kait Mauk dan Tanjung Pasir juga pantai lain lainya sudah dikelola oleh pihak komunitas swasta atau pribadi.

Kita meminta agar pemerintah Kabupaten Tangerang bisa mengembalikan akses publik tersebut. Salah satunya adalah akses di pantai utara, karena banyak jalur menuju wisata pantai sudah diambil alih oleh swasta.

Alhasil warga yang akan menikmati pantai yang ada di wilayah utara Kabupaten Tangerang harus membayar dan tidak gratis padahal tidak masuk kas pendapatan daerah sepeser pun.

Untuk kesekian kali  kita bisa melihat kondisional di liburan lebaran idul Fitri ke pantai. Ini untuk memenuhi keinginan keluarga yang suka banget destinasi laut, pantai dan keong. Ketika memasuki area , mesti dari jauh memandang destinasi wisata pantai.

Barulah kita berjejal ke pantai tanjung pasir lalu pantai tanjung kait bertarif ‘komersial’nya yang untuk umum berbayar perorang.

Heran ya, kita punya panjang 51km garis pantai tapi gak punya pantai Publik yang gratis. Tempat warganya setiap saat bisa menikmati indahnya pantai.

Beda dengan kota kota pantai lainnya. Kuta, Sanur di Bali aja ada pantai publiknya. Begitu juga Makassar dengan pantai losari nya, Padang, Pariaman, dan sebagainya.

Dulu katanya ada rencana pantai publik di sekitar sungai kalong dan sungai kurus yang dekat dengan pantai tanjung pasir dan  ada destinasi mangrove dengan nyiur melambai, anak anak.bermain, ada yang juga mancing di dermaga cuma itu hanya ” lip service ‘ saja.

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.