Warga Kabupaten Tangerang Rindu Wisata Pantai Publik Yang Gratis?

Penggiat Konservasi Kabupaten Tangerang, Budi Usman

Namun kenyataannya kawasan pantai yang telah diatur menjadi sempadan ini justru kerap dikooptasi dan dikuasai oleh pemilik bangunan ataupun area komersil  di wilayah pesisir pantai.

Padahal area sempadan sendiri selain berguna untuk aktivitas publik, juga berguna sebagai area kritis dalam menjaga keseimbangan kawasan alam dengan manusia.

Bacaan Lainnya

Setelah itu kabupaten Tangerang gak punya pantai Publik lagi ?

Padahal garis pantai kita sangat panjang. Tetapi habis untuk privatisasi? Ada juga sih yang untuk kepentingan umum seperti pelabuhan dan dernaga?

Semoga kedepannya yang terhormat Bapak Bupati Tangerang Zaki Iskandar , bahwa kita punya konsideran UU nomor 1/2014 tentang Rencana zonasi wilayah  pesisir atau RZWP3K  yang dapat dan bisa melindungi kepentingan publik dan dapat menemukan pantai yang bisa dijadikan sebagai pantai Publik. Apalagi Kabupaten itu kesenjangan ekonomi cukup dalam.

Jika ada pantai Publik, warga biasa juga bisa menikmati pantai untuk leyeh leyeh. Pantai Publik ini juga bisa meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat sekitarnya.

Yang jelas pantai itu bukan eksklusif bagi yang mampu bayar saja. Dan bukan untuk komersialisasi. Tetapi satu jiwa dan sehati  dengan denyut nadi warga utara yang kelak mendambakan percepatan ekonomi kabupaten Tangerang yang gemilang yang juga program unggulan  untuk kesejahteraan warga.

Penulis: Budi Usman, Penggiat Konservasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.