Warga Sumenep Antusias Jadi Anggota Panwascam Pada Pilkada Tahun Depan

  • Whatsapp
Bawaslu Kabuaten Sumenep

INDOPOLITIKA.COM- Pendaftaran Calon Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) pada Pilkada Sumenep, Madura, Jawa Timur 2020 sudah dibuka. Sejak hari pertama dibuka kemarin, Rabu 27 November 2019 masyarakat sangat antusias untuk mendaftarkan dirinya menjadi pengawas dalam Pilkada tahun depan.

Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Kabupaten Sumenep, Hosnan Hermawan mengatakan dari 81 orang yang dibutuhkan, saat ini sudah 40 orang yang mendaftar.

Muat Lebih

“Sejak dibuka Rabu (27/11/2019) pukul 08.00 WIB hingga sore sudah mencapai 40 pendaftar dari kebutuhan 81 orang. Dari jumlah pendaftar tersebut, berjenis kelamin perempuan cukup dominan yakni mencapai 11 orang, sisanya sebanyak 29 laki-laki,” Tutur Hosnan.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Abhan menyatakan, mekanisme perekrutan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) harus jelas dan terukur. Hal ini penting supaya Panwascam Pilkada 2020 berkualitas karena merupakan tulang punggung Bawaslu.

Menurutnya, tahapan rekrutmen Panwascam bukan persoalan ringan. Persoalan-persoalan pada tahapan pemungutan dan penghitungan berawal dari pengawasan jajaran Ad hoc (sementara). Karena itu, Abhan menegaskan perlunya penguatan jajaran Ad hoc, khususnya Panwascam untuk bisa menjalankan fungsinya secara baik.

“Mekanisme rekrutmen itulah yang menentukan bagaimana kita mendapatkan jajaran Ad hoc yang berkualitas. Soal integritas dan pengalaman sangat penting,” ucapnya saat menjadi pembicara dalam Rapat Penyusunan Instrumen Monitoring dan Laporan Perekrutan Panwascam dalam Pilkada 2020 di Jawa Tengah, Sabtu (16/11/2019).

Hosnan menambahkan, dari data rekapitulasi calon anggota Panwascam pada kelompok kerja pembentukan Panitia Pengawas Kecamatan Bawaslu Kabupaten Sumenep menunjukkan, dari 27 kecamatan hanya enam kecamatan yang belum ada pendaftarnya.

Kata dia, Enam kecamatan tersebut meliputi, Arjasa, Bluto, Dasuk, Masalembu, Nonggunong dan Raas. Sedangkan 21 kecamatan lainnya sudah ada yang mendaftar antara satu sampai dua orang.

Hosnan yang juga sebagai Ketua Pokja meminta para staf dan yang bertugas di meja pendaftaran memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan dirinya menjadi Panwascam.

“Kami (tim Pokja) berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pendaftar. Wajib ramah dan sopan dalam bertindak,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Abhan menyatakan, mekanisme perekrutan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) harus jelas dan terukur. Hal ini penting supaya Panwascam Pilkada 2020 berkualitas karena merupakan tulang punggung Bawaslu.

Menurutnya, tahapan rekrutmen Panwascam bukan persoalan ringan. Persoalan-persoalan pada tahapan pemungutan dan penghitungan berawal dari pengawasan jajaran Ad hoc (sementara). Karena itu, Abhan menegaskan perlunya penguatan jajaran Ad hoc, khususnya Panwascam untuk bisa menjalankan fungsinya secara baik.

“Mekanisme rekrutmen itulah yang menentukan bagaimana kita mendapatkan jajaran Ad hoc yang berkualitas. Soal integritas dan pengalaman sangat penting,” ucapnya saat menjadi pembicara dalam Rapat Penyusunan Instrumen Monitoring dan Laporan Perekrutan Panwascam dalam Pilkada 2020 di Jawa Tengah, Sabtu (16/11/2019).[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *