INDOPOLITIKA.COM- Kasus Reynhard Sinaga, WNI yang memerkosa 190 pria di Inggris, ternyata tak hanya mencoreng negara, tapi juga sampai membuat malu wilayah yang menjadi tempat tinggal Reyhard yakni Depok, Jawa Barat.

Wakil Wali Kota (Wawali) Depok Pradi Supriatna sampai mengecam perilaku Reynhard Sinaga itu.

“Ah memalukan itu. Memalukan sekali. Apalagi (bawa-bawa) nama Depok lagi ya,” kecam Pradi saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Depok di Gedung DPRD Depok, Rabu (8/1/2020). Untuk diketahui, Reynhard tercatat sebagai warga Kota Depok.

Pradi menyesalkan lantaran kejahatan yang dilakukan Reynhard ini disorot hingga internasional.

“Bukan mencoreng lagi, memalukan. Luar biasa ini menjadi trending topic dunia ini dari Kota Depok,” ucapnya.

Reynhard baginya hanya memiliki kemampuan akademis bagus tanpa didukung akhlak yang baik.

“Kita bisa melihat, di satu sisi bicara akademis intelektual (Reynhard) itu nggak kita ragukan. Tapi sisi lain, ini masalah akhlak ini yang mungkin menjadi catatan,” lanjut Pradi.

Pradi menyebut, perilaku Reynhard juga tidak mencerminkan visi Kota Depok: Unggul, Nyaman, dan Religius.

“Ya religius dalam arti bahwa kita ini bukan hanya pendekatan mendorong kemampuan intelektual saja, tetapi juga dari sisi spiritual,” tuturnya.

Depok sendiri tengah menggodok Raperda Anti-LGBT. Dengan adanya kejadian Reynhard ini, tidak menutup kemungkinan Pemkot Depok akan mendorong kembali Raperda anti-LGBT.

“Ya coba nanti kita kaji dengan para pakarnya, dengan para narasumber-narasumbernya terkait itu,” pungkas Pradi.[sgh]

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com