Wow! Utang Bulog Capai Rp 28 triliun dan 20 Ribu Ton Beras Terancam Busuk

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso mengungkapkan hingga November 2019 Bulog tengah menanggung utang ke perbankan, sudah mencapai Rp 28 triliun.

Sementara terkait, 20.000 ton beras Bulog yang turun mutu dan terancam busuk karena sudah disimpan lebih dari empat bulan, Buwas mengatakan, ada beberapa skema untuk penggunaan beras turun mutu tersebut tanpa harus dimusnahkan.

Muat Lebih

Soal hutang, pria yang akrab disapa dengan Buwas ini mengatakan, utang tersebut berasal dari pinjaman perbankan yang digunakan Bulog untuk membeli beras cadangan beras pemerintah (CBP) dengan kualitas yang baik.

Jumlah utang yang semakin membengkak itu, lanjut Buwas, karena pinjaman dari perbankan tersebut dikenai bunga komersial, sementara Bulog kesulitan menyalurkan beras yang telah dibelinya.

“Bulog tidak bisa terhindar dari utang karena memang Bulog membeli beras baik itu CBP maupun untuk komersial. Kita pinjam uang dari bank, bunganya komersial. Jadi bunganya kan berjalan rada lumayan,” ungkap Buwas di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Lebih lanjut, Buwas mengatakan, dengan total utang Rp 28 triliun tersebut belum juga bisa dibayarkan karena pemerintah belum menetapkan secara jelas proses pencairan uang yang cepat dari adanya penugasan penyerapan beras petani dari pemerintah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *