Yandri Susanto Gantikan Zulhas sebagai Wakil Ketua MPR, Ini Sosok Penggantinya di Kursi Ketua Komisi VIII

Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto

INDOPOLITIKA.COM – DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menetapkan kadernya, yakni Yandri Susanto sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari Fraksi PAN menggantikan Zulkifli Hasan.

Pergesaran jabatan ini dilakukan karena Wakil Ketua MPR dari PAN, Zulkifli Hasan yang ditunjuk Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Perdagangan.

“Benar, sudah ditetapkan oleh DPP PAN, Yandri Susanto akan mengggantikan Bang Zulkifli Hasan sebagai Wakil Ketua MPR,” kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, Selasa (28/6).

Viva menjelaskan, pihaknya mengambil keputusan itu tidak memakai sistem voting. Melainkan melalui musyawarah mufakat dari jajaran DPP PAN.

“Keputusan itu diambil oleh DPP PAN dalam kondisi musyawarah mufakat, tidak voting,” ujarnya.

Menurut Viva, nantinya Yandri akan meninggalkan jabatan Ketua Komisi VIII DPR. Namun, untuk nama yang bakal menggantikan Yandri di sana, dirinya masih enggan menjelaskan ke publik.

“Ya, nanti akan diputuskan kemudian,” katanya.

Untuk mengisi kursi kosong sepeninggalan Yandri di kepemimpinan Komisi VIII DPR RI, Yandri menyebutkan bahwa partainya telah menggodok kader PAN yang bakal memimpin Komisi tersebut.

“Kita serahkan pada ketua umum, namanya sudah ada insyallah. Orangnya bagus bisa memimpin Komisi VIII,” katanya kepada awak media di Gedung Nusantara III DPR RI, Jakarta pada Selasa (28/06/2022).

Yandri menyebutkan bahwa serah terima jabatan kemungkinan besar dilakukan setelah masa sidang nanti. Teknisnya, kata dia, ada penuerahan palu dari Yandri ke Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, lalu oleh Cak Imin palu tersebut diserahkan ke Ketua Komisi VIII yang baru.

“Jadi seperti itu, mungkin pergantian ketua Komisi VIII itu setelah masa sidang ini, reses. Sebelum pidato kenegaraan presiden yang pasti,” tuturnya.

Ia sendiri tak membeberkan nama yang bakal menjadi penggantinya di pucuk pimpinan Komisi VIII. Namun, ia memberikan clue bahwa orang tersebut lumayan senior di PAN dan berasal dari Indonesia Timur.

“Inisial dari kawasan Timur, salah satu fungsionaris PAN, lumayan senior di PAN. Dan beliau dari luar Komisi VIII,” pungkasnya. [rif]


Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.