Cyber Victimization Merjalela Di Dunia Maya

Yasonna Laoly: Kita Perlu Merevisi UU ITE

  • Whatsapp
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly
INDOPOLITIKA.COM-  Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna H Laoly mengatakan fenomena cyber bullying di dunia maya menjadi perhatian serius para kriminolog dan peneliti sosial.
Saat ini, menurut Yasonna, fenomena cyber bullying makin memprihatinkan hingga menjadi cyber victimization. Ini jelas dapat mengganggu kesehatan jiwa remaja.
Kondisi itu, kata Yasonna, berpotensi menghadirkan malapetaka sosial. Menciptakan polarisasi keras di tengah masyarakat.  Hal itu semua, menurut Yasonna, terjadi lantaran sisi positif dari internet diabaikan.
Di media sosial misalkan. Media sosial yang seharusnya bisa dijadikan sebagai media mengkampanyekan segi-segi terbaik dari praktik berdemokrasi di era digital democracy.
“Saat ini malahan justru menggunakannya untuk menghancurkan demokrasi itu sendiri,” ujar Yasonna di Jakarta, Rabu (11/9).
Lebih lanjut Yasonna mengatakan, terbatasnya teori-teori kriminologi dan hasil-hasil penelitian empirik tentang cyber bullying dan cyber victimization  menjadi tantangan bagi para kriminolog, peneliti dan ilmuwan sosial untuk menjelaskan fenomena tersebut.
“Kita perlu merevisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), tidak untuk memberikan hukuman, tetapi utamanya untuk memberikan pedoman dalam penggunaan sarana internet, dan mencegah terjadinya cyber bullying, cyber crime dan cyber victimization,” jelasnya
Lebih lanjut, Yasonna mengimbau semua pihak untuk bijak dalam  menggunakan media sosial. Hal ini untuk mencegah kasus kekerasan dan kejahatan di dunia maya berupa cyber bullying dan cyber victimization.
“Sebab, internet dibuat oleh manusia. Karena itu, harus diarahkan menuju pemanfaatan yang lebih manusiawi,” tuturnya.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *