Yenny Wahid No Comment, Gusdurian Sindir Oknum Ustadz Penghina Gus Dur Selebriti Agama

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Hinaan yang dialamatkan kepada Gus Dur oleh oknum pengguna twitter dengan akun @ustadzmaaher ditanggapi dingin oleh para pengikut Gus Dur alias GUSDURian. Para pengikut mantan Presiden RI itu mengatakan hinaan itu hal biasa yang kerap diterima Gus Dur maupun para pengikutnya.

Putri almarhum, Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab disapa Yenni Wahid juga enggan berkomentar. Komisaris Independen Garuda Indonesia itu memilih fokus bekerja mengurusi bencana Corona. “Maaf mas, ngurus bencana Corona dulu,” kata Yenny Wahid, melalui pesan singkatnya kepada indopolitika.com, kemarin.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, salah seorang GUSDURian asal Jombang Aan Anshori mengatakan, hinaan oknum ustadz tersebut tidak terlalu membuat GUSDURian reaktif menanggapinya. “Beberapa waktu lalu ada selebritas agama dianggap menghina almarhum Gus Dur di twitter. Publik menjadi sedikit geger, utamanya dari kalangan Nahdliyyin dan tidak sedikit aktivis,” kata Aan Anshori, GUSDURian asal Jombang kepada Indopolitika.com, Rabu (25/3/2020).

Selama hidup, kata dia, Gus Dur memang kerap mendapat serangan terbuka. Tetapi Gu Dur tak pernah membalasnya. Baik lewat ucapan maupun gesture. Hal itu disebabkan Gus Dur dikenal sebagai penganjur Demokrasi. Selain itu Gus Dur juga dianggap memahami konsep komunikasi publik yang ada di dalam Al-Quran.

Dia menambahkan, hinaan dan cacian adalah gizi bagi Gus Dur dan mereka yang setia dengan Almarhum. “Seseorang yang demokratis harus mampu menjaga dirinya, menahan ego dan amarahnya untuk membiarkan orang lain menggunakan kemerdekaan tersebut. Satu-satunya cara untuk menghentikan praktek tidak dewasa dalam bentuk hinaan adalah dengan cara tidak melakukan hal sama,” katanya.

Diketahui, oknum dengan akun @ustadzmaaher_ awalnya mengaku emosi saat menuliskan kata-kata tidak pantas terhadap Gus Dur. “Oknum penggemar Gus Dur menghina saya duluan dengan kata-kata menyakitkan. Ketika saya membalasnya karena emosi, eh malah dia yang mengancam saya. Kok jadi saya yang disalahkan?,” kata oknum tersebut membela diri.

“Maafkan aku Gus Dur. Aku terpancing emosi oleh kelakuan kotor seorang penggemarmu sehingga aku menghinamu,” sambungnya menambahkan emoji maaf.

Sebelumnya, oknum dengan akun @ustadzmaaher_ juga menceritakan jika ada pengikut dan fans berat Gus Dur dengan nama akun Khoirul Hidayat yang tiba-tiba menghinanya. Akun Khoirul Hidayat katanya menuliskan kalimat, “Oh lu masih hidup tong, kirain lu udah ma**,” tulis akun tersebut.

Lantas, akun @ustadzmaaher_ membalas, sebagai manusia biasa dia merasa tersinggung dan akhirnya membalas dengan emosi. Dia menuliskan kalimat, “Yang udah ma** dan jadi (maaf) ba***** itu Gus Dur. Kyai (maaf) bu** yang pernah mengatakan Al-Quran kitab (maaf) p****,” tulisnya.

Sontak saja, hinaan oknum dengan akun @ustadzmaaher_menuai reaksi keras dari netizen. Namun, saat disarankan ke kuburan Gus Dur untuk minta maaf, akun @ustadzmaaher_dengan santai bilang. “Kesalahan saya di twitter, bukan di makam Gus Dur. Jadi ngga usah alay,” balasnya.

Ada juga netizen yang menyayangkan Almarhum Gus Dur diseret oleh oknum @ustadzmaaher_. “Orang lain yang menghina, kenapa almarhum lu bawa-bawa. Korelasinya di mana??? Ga pernah belajar dari kesalahan. Masih bangga sama itu gelar ustadz yang lu tulis di depan nama???,” kata pemilik akun@AA_Ical.[asa]

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *