Yorrys : Bamsoet Lebih Merakyat Ketimbang Airlangga

Yorrys Raweyai (Politisi Senior Golkar) / Ist

Jakarta – Politikus senior Partai Golkar, Yorrys Raweyai, sebut Partai Golkar kehilangan banyak suara dari kalangan milenial pada Pemilu lalu. Hal itu disebutnya merupakan titik keprihatinan.

“Kalau kita lihat, pemilih milenial Golkar itu tidak sampai 5 persen. Ini kan titik-titik keprihatinan. Sementara pemilih milenial di 2024 akan bertambah hampir dua kali lipat. Kita harus mampu rebranding Golkar yang mana harus mampu menjangkau pemilih milenial. Apakah mungkin penampilan figur leadership menjadi idola. Kemungkinan punya leadership yang baik dan bisa diterima untuk kalangan milenial. Manajemen yang kuat. Kemudian kolektifnya, kepengurusan yang betul bisa diterima oleh semua,” ujar Yorrys Raweyai di Atjeh Connection, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8/2019).

Saat ditanya sosok yang dekat dengan milenial di antara Bambang Soesatyo (Bamsoet)  dan Airlangga Hartarto, Yorrys menyebut Bamsoet. Ia menilai meskipun dua-duanya merupakan kader terbaik golkar yang ada di pemerintahan Jokowi, Bamsoet lebih merakyat.

“Bamsoet. Anda bisa lihat prestasi yang dia buat. Ini kan saya katakan begini, 2 kader terbaik Golkar ada di pemerintahan Jokowi, di periode yang sama. Kita bisa lihat hasil evaluasi. Bagaimana dia membranding DPR dengan kondisi sekarang. Terus pengenalan dia dengan ya mungkin background dia sebagai aktivis ya, jadi lebih merakyat,” ujar Yorrys.

Yorrys menyebut Airlangga fokus pada posisinya sebagai Menteri Perindustrian sehingga Partai Golkar tidak terurus dengan baik.

“Airlangga dua tahun sebagai pembantu presiden, sehingga partai (Golkar) tidak terkonsolidasi dengan baik,” ujarnya.

Yorrys meyakini Bamsoet dapat menggungguli Airlangga dan menjadi ketum Golkar periode 2019-2024. “Anda lihat dan saya yakin (Bamsoet) pasti menang,” pungkas Yorrys.

 


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.