INDOPOLITIKA – Dewan direksi Manchester City dan manajer Pep Guardiola sedang bersiap untuk bertemu guna membahas apakah ia akan melanjutkan kontrak atau berpisah setelah musim 2025-2026.
Menurut media Inggris, pertemuan itu akan berlangsung dalam waktu dekat. Pep Guardiola akan mengambil waktu istirahat untuk merenung dan mempertimbangkan pilihannya. Jika dia memutuskan untuk pergi segera setelah musim 2025-2026, dia akan mengakhiri kontraknya setahun lebih awal.
Krisis di lapangan menjadi alasan potensi kepergian Guardiola. Di Liga Premier, Manchester City tertinggal 9 poin dari Arsenal dengan 8 pertandingan tersisa.
Di Liga Champions, Manchester City menderita kekalahan agregat 1-5 melawan Real Madrid di babak 16 besar. Tim Guardiola akan menghadapi Arsenal di final Piala Liga pada 22 Maret dan Liverpool di perempat final Piala FA pada 4 April.
Tetapi bahkan memenangkan dua trofi domestik ini pun akan sulit untuk menyelamatkan musim ini.
Guardiola telah melatih Manchester City sejak musim panas 2016. Ia telah membawa pulang 17 gelar dalam delapan musim pertamanya, termasuk enam gelar Premier League. Puncaknya adalah raihan treble pada musim 2022-2023.
Namun kemudian, tim Guardiola tiba-tiba kehilangan kebiasaan menang mereka. Musim lalu, mereka hanya memenangkan FA Community Shield, sementara menderita kekalahan telak di kompetisi lainnya: finis ketiga di Liga Premier, kalah 0-1 dari Crystal Palace di final Piala FA, 1-2 dari Tottenham di babak keempat Piala Liga, 3-6 dari Real Madrid di babak play-off Liga Champions, dan 3-4 dari Al Hilal di babak 16 besar Piala Dunia Antarklub FIFA.
Guardiola saat ini memiliki 40 gelar dalam karier kepelatihannya. Ia adalah manajer tersukses kedua di level klub, hanya di belakang Alex Ferguson dengan 49 gelar.
Manchester City adalah klub tempat pelatih asal Spanyol ini bekerja paling lama, yaitu selama 10 musim. Sebelum itu, ia menghabiskan empat musim di Barcelona (satu musim bersama tim B) dan tiga musim di Bayern Munich.
Setelah kekalahan dari Real Madrid di tengah pekan, ketika ditanya tentang rencana pribadinya, Guardiola tidak memberikan jawaban spesifik tetapi menekankan prospek tim untuk musim depan.
“Oh, semua orang ingin saya dipecat, kan?! Ya Tuhan!” katanya.
“Suatu hari nanti saya akan datang ke sini dan mengucapkan ‘selamat tinggal,’ tetapi untuk saat ini saya masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontrak saya. Masa depan cerah dan kami akan kembali musim depan,” katanya saat itu. (Red)










Tinggalkan Balasan