INDOPOLITIKA – Komitmen untuk mengawal pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terus ditunjukan oleh dua anggota legislatif dari PDI Perjuangan, yakni Muhlis angota DPRD Provinsi Banten dan Dicky Setiawan anggota DPRD Kabupaten Tangerang. Senin (16/2/2026).

Hal ini terungkap saat peresmian dua unit rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu di Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Minggu (16/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh anggota DPRD Provinsi Banten, Muhlis dan Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dicky Setiawan.

Peresmian disaksikan langsung oleh Kepala Desa (Kades) Palasari, Ucu Samsuri, tokoh pemuda, tokoh masyarakat serta warga setempat.

Kepala Desa Palasari, Kecamatan Legok, Ucu Samsuri menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Muhlis dan Dicky Setiawan terhadap masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, berkat kolaborasi antara Muhlis dan Dicky Setiawan, ratusan warga kurang mampu di Kecamatan Legok telah mendapat bantuan program pembangunan bedah rumah.

“Kepedulian Pak Muhlis dan Pak Dicky, sangat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Ucu, selain membantu memperjuangkan program pembangunan rumah layak huni, kedua legislator tersebut juga telah banyak memperjuangkan pembangunan infrstrukrur lainya di wilayah tersebut, mulai dari peningkatan jalan, pelayanan pendidikan hingga pelayanan kesehatan dan lain-lainya.

“Dua anggota dewan ini juga selalu hadir dalam kegiatan masyarakat,” katanya.

Sementara, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Dicky Setiawan menegaskan komitmennya untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan program-program pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Menjembatani masyarakat dan pemerintah merupakan tugas serta kewajiban saya,” ujar Dicky.

Ia menambahkan, bahwa selain program bedah rumah, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memiliki program renovasi atau pembangunan Asrama Pondok Pesantren (Aspontren). Program yang mulai berjalan pada 2025 ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian santri agar lebih aman, bersih, dan sehat.

“Pemkab Tangerang juga punya program Aspontren untuk mendukung lingkungan belajar santri yang layak,” kata Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang ini.

Di lokasi yang sama, Anggota DPRD Provinsi Banten Muhlis Muhlis mengatakan, bantuan rumah layak huni dari APBD Provinsi Banten difokuskan bagi warga dengan kondisi rumah yang benar-benar memprihatinkan. Ia juga mendorong pemerintah desa dan masyarakat aktif mengusulkan calon penerima agar bantuan tepat sasaran.

“Jika ada rumah yang kondisinya sangat parah, silakan diajukan ke provinsi. Anggaran RTLH dari APBD Provinsi Banten berkisar Rp75 juta hingga Rp 100 juta per unit, disesuaikan tingkat kerusakan,” jelas Muhlis.

Politisi Senior PDI Perjuangan ini memastikan bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat akan tepat sasaran dan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Komitmen ini, menurutnya, diharapkan menjadi perubahan positif dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Muhlis juga mengajak semua pihak berpartisipasi aktif dalam setiap program dari pemerintah daerah dan DPRD.

“Mari kita bersama-sama membangun Banten yang lebih baik. Bagi saya, jadi wakil rakyat itu harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com