INDOPOLITIKAUnit Pengelola Kegiatan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK DAPM) Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, melaksanakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Keuangan Tahun Buku 2025 yang dirangkaikan dengan agenda tutup buku, pada Sabtu hingga Minggu, 10–11 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Jayakarta Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Kegiatan LPJ ini diikuti oleh pengurus UPK, perwakilan kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP), serta unsur pendamping. Acara berlangsung khidmat namun tetap meriah, dengan berbagai agenda pembinaan, evaluasi kinerja, serta pemberian apresiasi kepada kelompok berprestasi.

Ketua UPK DAPM Kecamatan Rajeg, H. Abdul Hasan, menyampaikan bahwa pelaksanaan LPJ merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana bergulir kepada masyarakat.

“LPJ ini bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban moral kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa dana yang dikelola benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia berharap UPK DAPM Kecamatan Rajeg dapat terus berkembang dan menjadi solusi permodalan bagi masyarakat kurang mampu tanpa agunan, sehingga mampu berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Satuan Kerja (Satker) PNPM Provinsi Banten, H. Anda, ST., M.Si., serta mantan Fasilitator Kabupaten (Faskab) Tangerang, Ir. Jamaludin. Keduanya memberikan pengarahan dan pembinaan kepada peserta terkait penguatan kelembagaan dan keberlanjutan program dana bergulir.

Sebagai bentuk apresiasi, UPK DAPM Kecamatan Rajeg menyerahkan hadiah kepada 30 kelompok SPP berupa mesin cuci, kulkas, serta berbagai hadiah lainnya. Selain itu, UPK juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Ngaliwet dalam rangka peringatan Hari Ibu dengan total 11 pemenang.

Juara pertama memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp1.000.000, juara kedua Rp750.000, dan juara ketiga Rp500.000, disertai hadiah hiburan lainnya. Seluruh pemenang juga menerima paket peralatan ngaliwet, uang tunai dengan total jutaan rupiah, serta piagam penghargaan.

Melalui kegiatan ini, UPK DAPM Kecamatan Rajeg menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola kelembagaan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi warga di wilayah Kecamatan Rajeg.

Pada kesempatan yang sama, anggota Badan Pengawas UPK, Rasim Ar, menegaskan bahwa pengelolaan UPK harus dilaksanakan secara proporsional, akuntabel, dan profesional guna mendorong peningkatan kinerja kelembagaan.

“Dengan tata kelola yang baik dan berkelanjutan, UPK DAPM diharapkan dapat berkembang lebih maju, mandiri, serta memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam melaksanakan dan mengembangkan seluruh kegiatan UPK DAPM secara optimal,” katanya.

Rasim Ar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus UPK DAPM Kecamatan Rajeg atas dedikasi dan kerja keras dalam menjaga amanah masyarakat.

“Saya memberikan dukungan  setinggi- tingginya kepada seluruh pengurus UPK DAPM Kecamatan Rajeg yang telah bekerja keras dan konsisten membangun kepercayaan masyarakat. Ini merupakan kerja kolektif yang harus terus dijaga bersama,” ujarnya.

Sementara itu, pemenang Juara I Lomba Ngaliwet, Karsiti dari Kelompok Asoka, mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diterima.

“Kami sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih juara pertama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kekompakan antaranggota kelompok,” ujar Karsiti.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UPK DAPM Kecamatan Rajeg atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UPK DAPM Kecamatan Rajeg yang telah memberikan ruang bagi kelompok-kelompok SPP untuk berpartisipasi dan berkreasi. Semoga UPK DAPM semakin maju dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.(Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com